Komplotan Pencuri Drakbar Dibekuk Polisi

Komplotan Pencuri Drakbar Dibekuk Polisi
Peristiwa Daerah
Ketiga tersangka diamankan di Mapolsek Cerme didampingi oleh petugas

GRESIK - Komplotan pencuri drakbar di wilayah Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, Jawa Timur berhasil dibekuk aparat kepolisian. Tiga orang diringkus beserta sejumlah barang bukti.

Para pelaku, Slamet Riyadi (41), warga Desa Sukomulyo, dan Nanang Heru Santoso (39), warga Desa Banyutami, Kecamatan Manyar, serta Mohammad Fajri Syafii (37), warga Desa Tlogo Pojok, Kecamatan/Kabupaten Gresik.

Dalam melancarkan aksinya, pelaku menyewa mobil pick up Mitsubishi L 300 Nopol W 8816 G. Dengan mobil sewaan itu pelaku mendatangi rumah korban di Perum Alam Singgasana Blok A, Desa Betiting, Kecamatan Cerme.

Selanjutnya, mencuri sebanyak 45 drakbar berukuran 8 mm yang berada di halaman rumah korban yang tertutup pagar. Setelah berhasil mengambil, barang curian dijual kepada seorang pengepul besi tua di Pasar Loak Surabaya.

Kapolsek Cerme AKP Nur Amin melalui Kanit Reskrim Bripka Mahrizal menjelaskan, pencurian yang dilakukan tiga pelaku terjadi pada Jumat (17/1/2020) sekitar pukul 10.30 Wib.

Atas kejadian itu, petugas mendapat laporan dari korban bernama Imam Sa'adah (41), warga Kelurahan Karang Poh, Kecamatan Tandes, Surabaya. "Berkat laporan itu anggota langsung melakukan penyelidikan," kata Mahrizal, Selasa (25/2/2020).

Upaya penyelidikan yang dilakukan anggota membuahkan hasil. Berdasar petunjuk dari Closed Circuit Television (CCTV) jejak kejahatan tiga orang itu terekam. Satu orang pelaku bernama Slamet ditangkap pada (23/2/2020) lalu. "Ternyata mobil yang digunakan pelaku hasil sewaan," kata Mahrizal.

Tidak berhenti disitu. Slamet akhirnya mencatut dua pelaku lain yang turut terlibat. Yakni, Nanang dan Heru. Semuanya telah dibekuk. "Ketiganya sudah kami tetapkan sebagai tersangka dan telah ditahan," ujarnya.

Para tersangka mengaku barang curian itu dijual seharga Rp 4,6 juta. Uang tersebut dibagi rata masing-masing tersangka. "Sementara untuk penadahnya masih kami cari," imbuhnya.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Selain mengamankan tiga tersangka, mobil pick up, uang tunia Rp 750 ribu dan satu handphone serta satu flash disk hasil rekaman CCTV.


Kontributor : Syaifuddin Anam
Editor : Imam Hairon
Publisher : Aulia Fasha
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar