Dampak Virus Corona, Harga Masker di Gresik Tembus Rp 200 Ribu Per Box

Dampak Virus Corona, Harga Masker di Gresik Tembus Rp 200 Ribu Per Box
Peristiwa Daerah
Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo dan Kadinkes Gresik Saifudin Ghozali mengecek persediaan masker di sejumlah apotek

GRESIK - Dampak merebaknya virus corona juga berdampak pada penjualan masker di Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Harga masker yang semula hanya seharga Rp 20 ribu, kini meroket drastis menjadi Rp 200 ribu per box.

Najib, penjual masker di Toko Medical Jl Panglima Sudirman Gresik, mengaku dalam beberapa pekan terakhir pengiriman masker ke tokonya tersendat. Karena banyak permintaan.

"Iya sangat berbeda dengan dulu. Sekarang harganya naik drastis," kata Najib usai dikunjungi oleh Kapolres Gresik dan Dinas Kesehatan (Dinkes).

Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo mengatakan, hari ini ada sejumlah apotek yang datangi bersama Dinkes. Mengecek langsung ketersediaan masker. Ada beberapa jenis masker yang sudah habis.

Karena banyak warga yang membeli masker sehingga di sejumlah apotek kehabisan stok. Tetapi, warga banyak yang membeli secara eceran. "Banyak yang beli eceran bukan box," kata Kusworo, Selasa (3/3/2020).

Alumnus Akpol 2000 itu menyebutkan bahwa kabar dari pihak apoteker pada (10/3/2020) mendatang masker sudah tersedia. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir lagi untuk membeli masker.

Meski tidak ada masker, lanjut Kosworo, sebagai gantinya selalu menjaga tubuh agar tetap sehat dan dijaga dengan baik. Ditambah dengan mengkonsumsi suplemen kesehatan.

"Kami juga menghimbau agar tidak ada oknum yang menimbun masker untuk mencari keuntungan besar," imbuh mantan Kapolres Jember itu.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik Saifudin Ghozali menambahkan, sampai saat ini pemantauan virus corona di Gresik masih terkendali. Mulai dari petugas tingkat desa, kecamatan, kabupaten hingga Provinsi terus melakukan pemantauan.

"Pemantauan dilakukan secara berlapis di gresik. Dan masyarakat di gresik tidak perlu khawatir," ujar Ghozali.

Menurutnya, masker hanya sebagai salah satu upaya saja. Yang terpenting, melakukan pola hidup sehat setiap hari. Misalnya, olahraga teratur, cuci tangan dengan sabun dan air bersih. "Itu yang terpenting," pungkasnya.

Simak video berikut:


Kontributor : Syaifuddin Anam
Editor : Imam Hairon
Publisher : Aulia Fasha
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar