Gresik Berstatus Darurat Virus Corona

Gresik Berstatus Darurat Virus Corona
Peristiwa Nasional
Seorang warga tengah memakai masker untuk mengantisipasi penyebaran virus corona

GRESIK – Akibat wabah Covid-19 semakin meluas, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik akhirnya menetapkan status darurat. Penetapan status darurat corona ini lantaran posisi geografis gresik  berdampingan dengan Kota Surabaya yang sudah masuk dalam zona merah.

Apalagi saat ini sudah ada 41 pasien positif corona di Jawa Timur. 88 orang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) dan 999 orang dalam pemantauan (ODP) dan satu orang meninggal positif corona. Pasien positif corona di Jawa Timur paling banyak berasal dari Surabaya.

Peningkatan status ini merupakan hasil rapat tim gugus tugas percepatan dan penanganan Covid-19. Keputusan ini masih belum secara tertulis. Drafnya masih di meja Bupati Gresik untuk menunggu ditandatangani. 

“Status darurat ini karena kita berbatasan langsung dengan Surabaya yang sudah masuk zona merah. Disamping itu banyak juga warga Gresik bekerja di Surabaya, begitu juga sebaliknya,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik Syaifudin Ghozali, saat dihubungi, Senin (23/3/2020).

Meski demikian, Ghozali menyebutkan bahwa saat ini kondisi kabupaten gresik masih terbilang aman. Tidak ada warga yang positif corona. Namun, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) dan orang dalam pemantauan (ODP) kembali meningkat.

Berdasarkan data yang diperoleh, jumlah PDP hingga hari ini di Gresik bertambah 3 orang, totalnya 7 orang. Sementara OPD yang sebelumnya 18 orang bertambah menjadi 25 orang.

“Alhamdulilah sampai saat ini tidak ada yang positif. Hanya sebatas PDP di Gresik. Semoga sampai seterusnya di gresik tidak ada yang positif corona,” pungkasnya.


Kontributor : Syaifuddin Anam
Editor : Imam Hairon
Publisher : Aulia Fasha
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar