Cegah Penyebaran Covid-19 di Tuban, 20 Kampung Tangguh Semeru Diresmikan

Cegah Penyebaran Covid-19 di Tuban, 20 Kampung Tangguh Semeru Diresmikan
Peristiwa Nasional
Bupati Tuban didampingi Kapolres Tuban dan Dandim 0811 saat meresmikan Kampung Tangguh Semeru

TUBAN - sebagai bagian dari upaya percepatan penangganan Covid-19 di Kabupaten Tuban, Bupati Tuban, Fathul Huda resmikan Kampung Tangguh Semeru (Sehat, Aman, Tertip, dan Rukun), acara tersebut dilakukan secara simbolis di Dusun Karangdowo, Desa Socorejo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, kamis (28/05/2020). 

Dalam peresmian tersebut, Bupati Tuban didampingi oleh Kapolres Tuban, AKBP Ruruh Wicaksono, Dandim 0811, Letkol Inf Viliala Romadhon, dan beberapa Anggota DPRD Tuban, serta jajaran gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Tuban.

Ada enam kriteria yang harus dipenuhi untuk bisa menjadi Kampung Tangguh Covid-19. Enam kriteria tersebut adalah Tim Keamanan, Tim Humas, Tim Medis, Ruang Isolasi, Obat-obatan dan persedian pangan.

Acara dibuka dengan sambutan kepala desa Socorejo Arif Rahman Hakim yang menyampaikan terimakasih atas penunjukan desanya sebagai percontohan desa tangguh Covid-19 di Tuban.

"Saya sangat berterimakasih atas penunjukan desa Socorejo sebagai yang pertama didirikan Kampung Tangguh COVID-19," ungkap Kades muda ini. 

Petunjuk Presiden Jokowi sudah jelas, semua harus berdamai dengan Corona dengan catatan jangan menyerah. Dengan ini, Pemdes Socorejo bersyukur atas kepercayaan Kapolres, sebagai prototipe program Polri.

"Semoga dapat diaplikasikan ke desa lain. Sejak awal Corona, Socorejo bergotong royong bergandengan tangan menjalankan protokol kesehatan," terangnya. 

Di tempat yang sama, Kapolres Tuban AKBP Ruruh Wicaksono, menuturkan, petugas dan relawan yang bertugas di Kampung Tangguh ini wajib menjaga kedisiplinan dan bahu membahu melaksanakan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19. 

"Kita mengapresiasi keikhlasan dan kekompakan warga Socorejo ini, selain dari 6 kriteria yang wajib dipenuhi untuk kriteria Kampung Tangguh kita juga mengadakan pelatihan simulasi pemulasaran jenazah Covid-19," kata Kapolres. 

Mantan Kapolres Madiun ini menegaskan, program ini bukan hanya programnya Polri, namun seluruh elemen, baik pemerintah maupun masyarakat. Apabila kampung tangguh di Jatim berhasil, rencananya akan diterapkan di seluruh Indonesia.

"Program ini dibangun bukan hanya masa pandemi. Targetnya harus bisa memutus mata rantai penyebaran Corona, sekaligus mampu membantu menangani dampaknya," imbuhnya. 

Salah satu syarat wajib adanya lumbung pangan yang menyediakan beras, gula, minyak, dan telor. Masyarakat yang lebih mampu, bisa membantu kepada warga yang membutuhkan. Bupati, TNI dan Polri juga sudah memberi bantuan masyarakat terdampak Corona.

"Kampung tangguh ke depan juga harus berfungsi menangani ketika ada bencana, konflik sosial dan lainnya," serunya.

Sementara Bupati Tuban, Fathul Huda mengungkapkan rasa syukur dan berharap wabah ini dapat dicegah dengan adanya kampung Tangguh.

"Alhamdulillah dengan adanya Kampung Tangguh Semeru ini kita berharap wabah Covid-19 dapat dicegah di Tuban," harap Bupati dua periode. 

Bupati kelahiran Kecamatan Montong ini juga sangat mengapresiasi dengan dibentuknya Kampung Tangguh Semeru besutan Polda Jawa Timur dalam pencegahan Covid-19 di Jatim, khususnya di Kabupaten Tuban. 

"Saya sangat apresiatif dengan dibentuknya Kampung Tangguh ini, bisa sebagai motivasi dan percontohan bagi masyarakat di Bumi Wali. Semoga wabah Corona ini segera usai, sehingga warga bisa kembali beraktivitas seperti sediakala," pungkasnya.


Kontributor : Achmad Junaidi
Editor : Imam Hairon
Publisher : Aulia Fasha
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar