default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Keren, Sambut HUT ke-74 RI Polres Pamekasan Bangun Gapura Bermotif Batik

Keren, Sambut HUT ke-74 RI Polres Pamekasan Bangun Gapura Bermotif Batik
Peristiwa Daerah
Kapolres Pamekasan AKBP Teguh Wibowo bersama Kasat Lantas AKP Didik Sugiharto dan Kasubbag Humas Iptu Nining Dyah di depan gapura Mako Polres Pamekasan.
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

PAMEKASAN- Polres Pamekasan menyambut dengan sukacita peringatan ulang tahun ke-74 Kemerdekaan RI. Rasa syukur dan kegembiraan anggota Polres Pamekasan salah satunya diwujudkan dalam bentuk gapura yang dibangun megah di pintu masuk Mapolres Pamekasan Jalan Stadion Nomor 81.

Gapura didirikan dengan penuh semangat melambangkan perjuangan para pahlawan, bernuansa merah putih dengan hiasan motif Batik Pamekasan Sekarjagad, Monumen Arek Lancor, Bambu Runcing, dan Bunga Teratai.

"Kami melakukan pemasangan gapura HUT ke-74 Kemerdekaan RI. Pemasangan dilakukan di pintu masuk Mako Polres Pamekasan dan di 13 pintu masuk Mako Polsek Jajaran. Semua ada 14 gapura yang dipasang," jelas AKBP Teguh Wibowo Kapolres Pamekasan kepada awak media, Jumat (16/08/2019).

Kapolres Pamekasan menjelaskan, tujuan pembangunan gapura tersebut untuk memeriahkan HUT ke-74 RI dan mengikuti lomba gapura.

"Tujuannya untuk memeriahkan HUT ke-74 RI dan untuk mengikuti Festival Gapura Cinta Negeri, serta perlombaan Gapura Polda Jatim," ungkap Teguh.

Teguh menambahkan, bahwa Polda Jatim mengadakan lomba gapura untuk 39 Polres. Polres Pamekasan menampilkan gapura di Polres dan Polsek Larangan sebagai andalan.

"Polres Pamekasan juga menyelenggarakan kegiatan lomba gapura yang diikuti 13 Polsek se-Kabupaten Pamekasan," ujarnya.

Teguh mengungkapkan, bahwa pemilihan motif Batik Pamekasan Sekarjagad dan Monumen Arek Lancor sebagai ciri khas Kabupaten Pamekasan.

"Kami tampilkan kekhasan dari Kabupaten Pamekasan, Batik Pamekasan Sekarjagad dan Monumen Arek Lancor," pungkasnya.

Untuk diketahui motif Batik Pamekasan Sekarjagad memiliki makna dinamika, keceriaan, dan kebebasan. Monumen Arek Lancor adalah simbol perjuangan masyarakat Pamekasan. Bambu runcing adalah senjata yang digunakan bangsa Indonesia saat melawan penjajah, dan bunga teratai melambangkan keindahan yang selalu terjaga, penuh cinta dan kasih sayang.


Kontributor : Chandra Kirana
Editor : Imam Hairon
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar