default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Pimpinan KPK Serahkan Mandat ke Jokowi

Pimpinan KPK Serahkan Mandat ke Jokowi
Peristiwa Nasional
Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (13/9/2019).
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Rahardjo bersama jajaran pimpinan akan mengembalikan mandat ke Presiden Joko Widodo. Hal tersebut disampaikan pada konferensi pers pada Jumat malam, 13 September 2019 kemarin.

"Kami pimpinan, yang merupakan penanggung jawab tertinggi di KPK, dengan berat hati pada hari ini, Jumat, 13 September 2019, kami menyerahkan tanggung jawab pengelolaan KPK kepada Bapak Presiden RI. Kami menunggu perintah," kata Agus saat konferensi pers di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (13/9/2019).

Lebih lanjut, Agus menilai ada kongkalikong antara lembaga legislatif dan eksekutif terkait pengesahan RUU KPK tersebut, sebab dilakukan secara sembunyi-sembunyi. Tidak hanya itu, diketahui Jokowi secara tidak langsung menyetujui revisi Undang-undang tersebut.

"Yang sangat kami prihatin dan mencemaskan adalah mengenai RUU KPK, karena sampai hari ini kami draf yang sebetulnya saja kami tidak mengetahui, jadi rasanya pembahasannya seperti sembunyi-sembunyi," jelasnya.

"Kemudian saya juga mendengar rumor, dalam waktu yang sangat cepat kemudian akan diketok, disetujui," sambungnya.

Kendati demikian, Agus berharap dirinya dan lembaga KPK dapat berkonsolidasi dengan Jokowi sebagai Presiden terkait pengesahan RUU KPK tersebut.

"Mudah-mudahan kami diajak bicara bapak Presiden untuk menjelaskan kegelisahan seluruh pegawai kami. Dan juga isu-isu yang sampai hari ini kami tak bisa menjawab," tegasnya.

Senada dengan Agus, Wakil ketua KPK, Saut Situmorang menegaskan akan menyerahkan mandat sepenuhnya ke Jokowi. Namun dia berharap ada audiensi dengan Presiden terkait wacana RUU KPK.

"Jadi untuk menjelaskan yang tadi bahwa kita sangat berharap pada pimpinan tertinggi di Indonesia, kami dimintai juga lah pendapat untuk agar kami bisa menjelaskan kepada publik dan pegawai di KPK, kami serahkan tanggung jawabnya dan kami tetap akan melaksanakan tugas tapi kami menunggu perintah dari Presiden," jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, mantan Wakil ketua KPK, Saut Situmorang hadir dalam konfrensi pers tersebut setelah mundur dari jabatannya sebagai pimpinan, namun kehadirannya tersebut hanya berkunjung sebagai ungkapan rasa solidaritas.

"Saya hari ini bukan kembali ya, saya hari ini berkunjung," tegasnya.


Kontributor : Anas
Editor : Imam Hairon
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar