SUARA INDONESIA SURABAYA

DPRD Surabaya Desak Pembebasan Lahan Proyek Underpass Ahmad Yani Clear 2024

Lukman Hadi - 07 November 2023 | 20:11 - Dibaca 1.04k kali
Advertorial DPRD Surabaya Desak Pembebasan Lahan Proyek Underpass Ahmad Yani Clear 2024
Sekretaris Komisi C DPRD Surabaya, Agoeng Prasodjo. (Foto: Lukman/Suara Indonesia)

SURABAYA, Suaraindonesia.co.id - Sekretaris Komisi C DPRD Kota Surabaya, Agoeng Prasodjo menilai, untuk memperlancar proyek underpass di bundaran Dolog Jalan Ahmad Yani Surabaya, Pemkot Surabaya harus segera membebaskan lahan pada tahun 2024.

"Karena kalau tidak tahun 2024, maka proyek underpass A. Yani bisa kelar tahun 2026," ujar Agoeng Prasodjo, Selasa (07/11/2023).

Ia menjelaskan, tahun 2023 ini melalui APBN ada rencana membuat underpass di jalan A. Yani Surabaya dengan nilai anggaran diproyeksikan mencapai Rp81 miliar. 

Hanya saja, terang Agoeng, di tengah bundaran Dolog A. Yani ada 22 Persil bangunan warga yang harus di relokasi untuk pembangunan underpass.

"Nah, pembebasan lahan ini yang harus dilakukan Pemkot Surabaya," jawabnya.

Agoeng menerangkan, untuk membangun underpass A. Yani persoalan pembebasan lahan warga dihandle APBD Pemkot Surabaya, selebihnya APBN yang menanggung.

Lebih lanjut ia menjelaskan, sebelumnya dari hasil pembicaraan Pemkot ke DPRD Kota Surabaya, bahwa ada APBN yang memberikan ruang ke Pemkot untuk menggarap underpass di Jalan A. Yani guna mengurai kemacetan yang kerap terjadi di jalan tersebut.

Ia menambahkan, ada lahan warga di tengah-tengah bundaran Dolog A. Yani yang harus dibebaskan untuk keperluan proyek underpass.

Agung Prasodjo menegaskan, saat pembebasan lahan di bundaran Dolog Komisi C mendorong agar pembayaran dilakukan langsung ke pemilik Persil, sedikitpun jangan diberi celah calo-calo bergentayangan saat pembayaran pembebasan lahan. 

Ia kembali mengatakan, warga bersedia direlokasi karena memang tempat tinggalnya sudah rentan terhadap bahaya-bahaya yang kerap menghantui setiap harinya. 

"Makanya saat ada rencana bangun underpass A. Yani oleh pusat maka kita harus dukung penuh, kalau tidak akan lewat rencana tersebut," pungkasnya. (Adv)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Lukman Hadi
Editor : Satria Galih Saputra

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya